SEBUAH PESAN TERSEMBUNYI
Suasana yang aku rindukan akhirnya tiba, sambil belajar menata hati, menata hidup dan menata fikiran. Aku belajar dari mereka yang mampu melewati hidup dengan penuh kesabaran, dengan penuh rasa tenang, penuh keikhlasan hati dan berpikir sebelum bertindak. Di tengah perjuangan yang berliku tentu kita harus tahu apa yang harus kita perbuat. Bagaikan buih yang mengalir bersama air yang selalu ikut kemanapun air itu mengalir. Memang sulit menghadapi hadangan badai disaat hati merasa tak mampu melanjutkan perjuangan, hanya niat dan semangat yang mampu mengembalikan ingatan kita untuk apa kita berjuang. Biarkan mereka mencaci kita karena kita juga butuh mereka untuk mengevaluasi dan mengingatkan kita, sudah bijakkah kita melangkah.
Tak perlu mengeluarakan uang banyak untuk tetap tersenyum, cukup mensyukuri apa yang sudah ada dan memaksimalkan. Tak perlu takut untuk melangkah karena kita sudah mampu untuk bertahan mengahdapi kenyataan. Kita cukup yakin untuk melangkah karena kita tahu apa yang akan terjadi, karena kita adalah generasi penerus dan penentu masa depan. Sudah saatnya kita berlari, berjuang demi masa depan. Jangan takut musuh yang datang, mereka akan jadi penyemangat kita dalam menggapai impian. Yang perlu kita lakukan hanya ikhlas dalam melangkah.
Perlu digaris bawahi kita hidup untuk kehidupan yang baik di masa depan, jadi jangan sia-siakan harimu disaat mempunyai waktu luang, isilah dengan kegiatan yang bermanfaat. Tidak tahu kapan kita akan hilang dari dunia yang penuh kepalsuan, kita adalah mahkluk yang punya fikiran. Untuk apa kita punya fikiran kalo tidak digunakan. Ungkapkan apa yang ada dalam hatimu, teriakkan apa yang ingin kamu sampaikan, karena mereka tidak mau mendengar dengan kita yang pasif. Karena mereka hanya mau mendengarkan kita kalau kita sudah terkena konsekuensinya.
Sudahlah kita tak perlu berteriak untuk mengekspresikan diri kita, cukup luangkan waktu untuk membaca untuk menambah luasnya ilmu dalam pengetahuan kita. Dinilai dari kehidupan ilmu memegang peranan penting dalam kahidupan kita, soal ilmu memang kerap di sandingkan dengan guru. Ilmu yang baik pasti kelak akan bermanfaat untuk kehidupan masa depan, ilmu yang salah akan menyusahkan kita. Dan kita tidak perlu melahap semua ilmu yang diberikan guru kita, cukup pakai yang benar dan paling penting, karena tidak semua ilmu berguna untuk masa depan kita. Jadi kita harus tahu mana ilmu yang harus kita lahap dan mana ilmu yanh harus kita muntahkan.
Ciptakan dunia yang baru, dunia penuh dengan kebijakan-kebijakan yang mengarahkan kita ke jalan kebenaran. Yang akan menuntun kita ke dalam dunia yang layak dihuni. Yang harus kita lakukan hanya satu, yaitu belajar, belajar, dan belajar.
Sudah siapkah kamu dengan persaingan di dunia yang baru???
Bogang kuliah
Tulungagung,14 Desember 2015